PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LANSIA BUTA AKSARA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MEMBACA RANGKA MEWUJUDKAN LANSIA SMART (SEHAT, MANDIRI, AKTIF, PRODUKTIF) PADA BKL PERMATA BUNDA DESA KOTO AGUNG
Keywords:
lansia, buta aksara, literasi membacaAbstract
Masalah buta aksara mayoritas dialami oleh masyarakat berstatus sosial menengah ke bawah. Orang-orang di Desa Koto Agung Kecamatan Keliling Danau yang tidak bisa membaca dan menulis menjadi penghalang utama untuk mengakses informasi, meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap. baiknya. Akibatnya, mereka tidak dapat menyesuaikan diri dan bersaing untuk bangkit dari tekanan kebodohan, kemiskinan, dan keterpurukan dalam hidup mereka. Setiap anggota masyarakat harus memiliki keterampilan keaksaraan fungsional, yang memampukan individu untuk beradaptasi dan bertahan dalam keadaan yang selalu berubah dan penuh persaingan. Kegiatan ini diikuti oleh; 1] ibu-ibu berusia 35-45 tahun dan 2] nenek-nenek berusia 60-70 tahun, dengan dosen dan mahasiswa sebagai tutor langsung.Berdasarkan hasil pengabdian yang dilakukan, diketahui bahwa perberdayaan masyarakat dalam program yang dinamakan LANSIA SMART (SEHAT, MANDIRI, AKTIF, PRODUKTIF) dilakukan melalui dua metode: Pertama, Bina Keluarga Lansia (BKL) Permata Bunda Desa Koto Agung merupakan sumber daya yang sangat berharga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan emosional lansia. Kedua, yakni pelatihan membaca dan menulis. Pemberdayaan tersebut lebih menekankan bahwa orang mendapatkan keterampilan, pengetahuan, dan kekuasaan yang cukup untuk memberikan pengaruh terhadap kehidupannya dan kehidupan orang lain yang menjadi perhatiannya.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Explore : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
