Intervensi Multisensorik dalam Membantu Siswa Disleksia Mengatasi Kesulitan Membaca Komprehensif: Studi Kasus di SDN 138429 Tanjungbalai
Keywords:
Disleksia, Membaca komprehensif, Multisensorik, Pendidikan inklusifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas intervensi multisensorik dalam membantu siswa dengan disleksia dan kesulitan membaca komprehensif. Subjek studi kasus adalah Muhammad Iskandar, siswa kelas VI SDN 138429 Tanjungbalai, Sumatera Utara. Ia mengalami gangguan dalam mengenali huruf, kesulitan fonologis, serta pemahaman bacaan yang rendah. Intervensi yang digunakan melibatkan pendekatan Orton-Gillingham dan media visual, auditori, kinestetik, serta teknologi digital adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tunggal. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan asesmen membaca. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan decoding, pemahaman teks sederhana, serta motivasi belajar siswa. Studi ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan komunitas dalam mendukung siswa dengan disleksia. Intervensi multisensorik terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi literasi awal pada siswa dengan kebutuhan khusus.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran (JBSP)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








