Pendekatan Terapi Pedagogi untuk Disleksia Emosional: Transformasi Emosional dan Akademik Anak
Keywords:
Terapi pedagogis, Disleksia, Trauma belajar, Kesulitan belajarAbstract
Anak dengan disleksia emosional sering mengalami hambatan membaca akibat trauma psikologis yang bersumber dari pengalaman negatif di lingkungan belajar. Penelitian ini mengkaji intervensi terapi pedagogis terhadap Arkaansyah Harimurti Lubis, seorang anak berusia delapan tahun yang mengalami disleksia akibat perlakuan tidak menyenangkan dari guru di sekolah sebelumnya. Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana pendekatan pedagogis dapat memfasilitasi pemulihan emosional dan peningkatan kemampuan literasi anak dengan disleksia berbasis trauma. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan observasi, dokumentasi proses terapi, dan catatan reflektif selama enam bulan intervensi individual. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan terapi pedagogis berbasis empati dan multisensori berhasil mengurangi ketakutan anak terhadap huruf, meningkatkan keberanian membaca, serta membangun kembali kepercayaan diri dan partisipasi belajar. Simpulan penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan edukatif holistik dan berbasis trauma dalam penanganan disleksia emosional.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran (JBSP)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








